Ntah kenapa seminggu ini bawaannya melow.. Mungkin karena beratnya hidup ini.. *gaya – berat badan iye*
Tapi hari minggu kemarin, sang istri membangunkan dan memeluk saya dengan kuat, sambil membisikkan kata ” I Love You Ayah..” dan mencium jidat saya..
Tiba-tiba semua beban.. semua sedih.. semua malas.. semua kelebay-an hilang semua..
Saya jadi ingat sebuah artikel yang pernah saya baca, bahwa pelukan hangat dapat melepaskan oxytocin, hormon yang berhubungan dengan perasaan cinta dan kedamaian. Hormon tersebut akan menekan hormon penyebab stres yang awalnya mendekam di tubuh.
Terimakasih sayang.. atas pelukan, ciuman dan cintanya..
I Love You..






